Kami terus mendengar bahwa model iPhone teratas, yaitu iPhone 12 Pro, iPhone 13, dan Pro Max dilengkapi dengan a Sensor LiDAR, tapi banyak yang tidak tahu banyak tentangnya apa itu sensor LiDAR dan untuk apa itu digunakan?.
Mari kita ambil satu per satu dan lihat dulu apa itu LiDAR dan kegunaannya sebelum hadir di iPhone.
Daftar isi
Apa itu LiDAR?
LiDAR adalah singkatan dari “Deteksi dan Jangkauan Cahaya", dan di majalah khusus dan artikel pers, kami menemukannya ditulis dalam berbagai bentuk. Dari "Lidar" sederhana hingga mengubah huruf kapital menjadi: "LIDAR", "LiDaR" atau "LIDaR". Semuanya mengacu pada hal yang sama.
Banyak orang mendengar tentang LiDAR dengan diperkenalkannya sensor ini pada iPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Max pada musim gugur tahun 2020 dan memikirkan teknologi inovatif untuk Apple. Sebenarnya, LiDAR lebih merupakan sebuah metode daripada teknologi, dan tidak ditemukan oleh Apple dan juga tidak muncul pertama kali di iPhone.
Yang membuat banyak penggemar Apple kecewa, LiDAR pertama kali muncul pada tahun 1961, ketika di bawah bimbingan Malcolm Stitch, Perusahaan Pesawat Hughes dari Amerika, ditemukan kegunaan baru sinar laser. Dan laser ditemukan sekitar waktu itu.
LiDAR memungkinkan pemetaan dan pemindaian objek atau permukaan dengan bantuan sinar laser. Sinar laser dikirim dari emitor ke objek atau permukaan target, kemudian dihitung waktu kembalinya cahaya yang dipantulkan dari sasaran ke penerima. Berdasarkan waktu kembalinya cahaya yang dipantulkan ini, banyak karakteristik permukaan atau objek target dapat ditentukan. Mulai dari bentuk hingga komposisi atau kepadatannya.
Rumus matematika yang digunakan LiDAR untuk menentukan jarak suatu benda atau permukaan adalah sebagai berikut:

Formula dalam perawatan “C" dia kecepatan cahaya, “D” adalah jarak antara detektor dan objek atau permukaan target yang terdeteksi, dan “T” adalah interval waktu di mana sinar laser mencapai objek sasaran Ya kembali ke sumbernya.
Di mana LiDAR digunakan?
Hingga hadir di iPhone, sistem ini membantu misi Apollo 15 pada tahun 1971 untuk memetakan dan memetakan permukaan Bulan. Momen ketika istilah "LiDAR" mulai dikenal di majalah-majalah khusus dan mulai muncul di bibir banyak orang.
Sistem laser ini telah digunakan selama bertahun-tahun dalam fisika atmosfer, meteorologi, kehutanan, topografi, geodesi, geografi, geologi, arkeologi dan di banyak bidang penelitian dan pengembangan serta industri lainnya.
Tentu saja juga digunakan untuk keperluan militer sejak ditemukan, untuk perbaikan dan pengembangan senjata pertahanan atau netralisasi.
Sistem LiDAR banyak digunakan saat ini oleh Aplikasi 3D, aplikasi kreatif dan khususnya dalam aplikasi augmented reality (DENGAN). Sistem ini mampu memindai, memetakan, dan memetakan dengan sangat akurat permukaan atau objek yang diorientasikannya. Ini membantu untuk mengubah lingkungan nyata menjadi lingkungan virtual, menjaga semua karakteristik, dari dimensi hingga bentuk yang tepat.
Apa yang dilakukan LiDAR di iPhone?
Apple memperkenalkan sensor LiDAR untuk pertama kalinya di iPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Max, dan sensor ini dipertahankan di seluruh jajaran Pro setelahnya, termasuk iPad Pro.
Apa itu LiDAR dalam aplikasi?
Pemindai LiDAR digunakan oleh aplikasi untuk mengukur dan memetakan objek atau permukaan. Misalnya, digunakan dalam aplikasi toko furnitur, yang memungkinkan Anda memindai dengan bantuan LiDAR semua ruangan yang akan Anda lengkapi atau hiasi. Pilih furnitur atau dekorasi dan letakkan di ruang yang dipindai di mana mereka akan ditempatkan.

Scanner ini juga bisa digunakan untuk seluruh rumah. Beberapa halaman web real estat menawarkan representasi 3D rumah yang akan dijual kepada pelanggan. Pelanggan dapat melihat secara detail setiap elemen, baik bagian dalam rumah maupun bagian luar.
Foto malam hari jauh lebih jelas dengan pemindai LiDAR.
Apa itu LiDAR untuk foto iPhone?
Jika Anda ingin mengambil gambar bagus dalam kondisi cahaya redup, iPhone dengan LiDAR jelas sangat membantu.
Sebagian besar ponsel cerdas dan kamera menggunakan metode pemfokusan otomatis dengan deteksi fase dan kontras (Fokus Piksel) untuk malam hari. IPhone yang dilengkapi dengan pemindai dan sensor LiDAR ini akan menghitung dan mengukur sinar cahaya yang masuk ke sensor dengan lebih baik, fokus otomatis jauh lebih baik, dan dikombinasikan dengan mode malam akan menghasilkan foto yang lebih jernih dengan lebih banyak cahaya. Objek atau pemandangan yang difoto akan jauh lebih terang di dalam gambar daripada yang dapat Anda lihat di dunia nyata dengan mata telanjang.

Percayalah, mata telanjang tidak dapat melihat detail kucing hitam dalam cahaya redup sebanyak yang dapat ditangkap oleh iPhone 13 Pro dengan mode malam yang didukung LiDAR dalam sebuah gambar.
Kegunaan sensor ini dapat ditemukan pada aplikasi “Kamera”, aplikasi augmented reality (AR), aplikasi pengukuran permukaan, aplikasi pemindaian 3D dan pengukuran objek, tumbuhan dan elemen lain di sekitar kita.








